Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pamekasan menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Madura dalam upaya pelestarian warisan budaya lokal, khususnya melalui program pemuliaan dan penerjemahan naskah kuno. Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) yang dilaksanakan pada Senin, 30 Juni 2025, bertempat di ruang kerja Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pamekasan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program “Kahian Koleksi Museum Pamekasan” Tahun Anggaran 2025, yang bertujuan menghidupkan kembali kekayaan intelektual masa lalu serta mengembangkan nilai-nilai budaya lokal sebagai sumber pembelajaran dan identitas daerah.
Penandatanganan MoA tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pamekasan, Kabid Kebudayaan beserta jajaran kepala seksi, serta Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Madura bersama tim akademisi.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pamekasan menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah konkret untuk menjaga eksistensi khazanah budaya lokal di tengah tantangan globalisasi. "Melalui kolaborasi ini, kami ingin menjadikan museum sebagai ruang hidup yang tak hanya menyimpan koleksi, tetapi juga memproduksi kembali pengetahuan melalui riset dan penerjemahan naskah kuno oleh para ahli," ujarnya.
Sementara itu, Ketua LP2M UIN Madura menegaskan komitmen perguruan tinggi dalam mendukung pelestarian budaya dengan pendekatan akademik dan metodologis yang kuat. Ia menyebut bahwa pelibatan dosen dan mahasiswa dalam program ini akan memperkuat sinergi antara dunia pendidikan tinggi dan kebijakan kebudayaan di tingkat daerah.
Dengan terjalinnya kerja sama ini, diharapkan pelestarian dan revitalisasi naskah kuno yang tersimpan di Museum Pamekasan dapat berjalan lebih sistematis dan berkelanjutan, serta memberikan manfaat ilmiah dan edukatif bagi generasi mendatang.