Pamekasan, 4 Agustus 2025 — Dalam upaya meningkatkan transparansi dan akuntabilitas layanan pendidikan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pamekasan menyelenggarakan kegiatan Survey Penilaian Integritas (SPI) di lingkungan pendidikan dasar dan menengah. Kegiatan ini merupakan bentuk implementasi nilai-nilai antikorupsi yang mulai diarusutamakan dalam tata kelola pendidikan daerah.
Kegiatan SPI ini dilaksanakan sebagai bagian dari kerja sama dengan lembaga pengawasan dan pemberantasan korupsi, serta sebagai langkah awal dalam mengidentifikasi potensi risiko penyimpangan dan memperkuat integritas pada satuan pendidikan. Penilaian dilakukan melalui pengisian kuesioner dan diskusi kelompok terfokus (FGD) yang melibatkan kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, pengawas, serta perwakilan komite sekolah.
Kabid SMP, dalam sambutannya, menyampaikan bahwa SPI bukan sekadar evaluasi, melainkan bagian dari gerakan kolektif untuk membangun budaya pendidikan yang bersih dan berintegritas. "Kita ingin seluruh elemen pendidikan menyadari pentingnya integritas sebagai fondasi kemajuan mutu layanan pendidikan di Pamekasan," ujarnya.
Hasil survei ini nantinya akan menjadi dasar dalam menyusun langkah strategis pembinaan dan peningkatan tata kelola pendidikan, serta menjadi bagian dari laporan integritas daerah yang akan dilaporkan secara periodik.
Dengan pelaksanaan SPI ini, diharapkan seluruh unsur pendidikan di Pamekasan semakin sadar dan terlibat aktif dalam menjaga marwah dunia pendidikan sebagai ruang pembentukan karakter dan nilai luhur bangsa.